Apple City

Paris van East Java, pasti sudah tidak asing lagi dengan julukan tersebut. Bagaimana tidak Kota Malang adalah "Master Piece" desain. Malang kaya akan peninggalan kuno dengan tema " Malang tempo doeloe", sehingga menarik untuk dikaji. Sebuah Kota yng dirancang secara mendetail . Terdapat ruang terbuka, taman kota, dan kawasan hunian. Ditambah dengan kondisi alam yang elok dan menawan, juga selalu dihiasi dengan kebersihan dan kerapian setiap sudutnya. Keindahan Kota Malang menghasilkan sebuah keberhasilan yaitu "Piala Adipura". Malang dikelilingi banyak kabupaten dan memiliki 5 kecamatan yaitu Klojen, Belimbing, Kedungkandang, Lowokwaru, dan Sukun.

15 km sebelah barat kota Malang terdapat sebuah kota. Kota nan sejuk itu disebut Kota Batu. Wilayah kota Batu dikelilingi pegunungan. Dengan kesejukan udara, juga didukung dengan keindahan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan kota Batu. Kota Batu memiliki banyak
tempat wisata alam, wisata kuliner, dan wisata hiburan. Songgoriti, Coban Rais, Coban Talun, Selecta, Cangar, Paralayang adalah wisata alam di kota Batu. Jatim Park 1 & 2, BNS adalah wisata hiburan di kota Batu. Sate kelinci merupakan wisata kuliner di kota Batu.

Dua Kota diatas memiliki kelebihan yang saling melengkapi, Kota Malang khas dengan hiasan pantainya dan Kota Batu khas dengan pegunungan yang mengelilinginya. Kota Malang dilengkapi dengan berbagai macam pendidikan sehingga memiliki julukan "kota pendidikan" dan Kota Batu menjadi penghasil apel terbesar sehingga menjadikannnya "Kota Apel" . Wilayah pegunungan di Kota Batu menjadikan tempat yang cocok untuk ditanami apel karena memiliki tingkat kelembapan yang cukup tinggi sehingga dapat menghasilkan buah apel terbaik. Tanaman apel menjadi prioritas utama bagi sektor pertanian di kota Batu. Setelah panen para petani apel di kota Batu, akan mengkspor ke dalam dan luar kota bahkan ke luar negeri. Penghasil apel terbesar di kecamatan Bumiaji, apel tersebut akan dijadikan berbagai macam produk seperti sari apel, keripik apel, manisan, dodol, jenang hingga nasi goreng apel itu semua adalah oleh oleh khas Batu.

Sebutan"Kota Apel" terbukti dari segala hal seperti gapura sebelum memasuki Kota Batu terdapat maskot berbentuk Apel, di setiap depan gapura pedesaan juga terdapat maskot berbentuk apel contohnya di Desa Sumberejo, dan lampu jalan kota Batu berbentuk apel seperti lampu yang mengelilingi alun alun kota, dan ditengah kota Batu terdapat monumen berbentuk apel. Kota Batu juga disebut dengan "Kota Agro" karena memiliki wisata yang cukup terkenal yaitu Agro wisata yang khas dengan wisata petik apel. Seiringnya waktu wisata petik apel semakin meluas tak hanya di Agro wisata saja, namun juga berada di desa desa dan di berbagai perkebunan apel.

Reproduksi apel dengan cara aseksual yaitu okulasi. Penamaman apel tidak boleh dengan jarak yang dekat, karena Jarak tanam yang rapat dapat menyebabkan terjadinya kompetisi yang kuat antar tanaman, serta menimbulkan kelembaban yang tinggi dalam kebun yang memicu perkembangan penyakit. Di kota Batu banyak lahan lahan kosong dan luas, cocok untuk ditanami apel.

Batu memiliki 4 macam apel yaitu, apel Anna, apel Manalagi, apel Rome Beauty, dan apel Wanglin. Apel Anna atau apel Jonhatan memiliki warna yang unik, hijau dengan gradasi merah. Apel Anna memiliki rasa yang kecut, apel ini hasil persilangan dari apel Manalagi dan (…). Apel Manalagi memiliki kulit berwarna hiaju, daging yang berwarna putih kekuning-kuningan, dan rasa yang manis. Apel Rome Beauty atau apel Australia kulit yang berwarna merah, daging buah yang berwarna putih dan memiliki rasa yang segar sedikit kecut. Apel Wanglin adalah apel Jepang yang berada pada Batu, memiliki kulit yang berwarna hijau

Bila ingin mencari apel di Kota Batu maka jangan khawatir, karena setiap sisi jalan dijajakan berbagai macam apel dengan harga yang terjangkau.







0 komentar:

Posting Komentar

Minggu, 27 Mei 2012

Apple City

| |

Paris van East Java, pasti sudah tidak asing lagi dengan julukan tersebut. Bagaimana tidak Kota Malang adalah "Master Piece" desain. Malang kaya akan peninggalan kuno dengan tema " Malang tempo doeloe", sehingga menarik untuk dikaji. Sebuah Kota yng dirancang secara mendetail . Terdapat ruang terbuka, taman kota, dan kawasan hunian. Ditambah dengan kondisi alam yang elok dan menawan, juga selalu dihiasi dengan kebersihan dan kerapian setiap sudutnya. Keindahan Kota Malang menghasilkan sebuah keberhasilan yaitu "Piala Adipura". Malang dikelilingi banyak kabupaten dan memiliki 5 kecamatan yaitu Klojen, Belimbing, Kedungkandang, Lowokwaru, dan Sukun.

15 km sebelah barat kota Malang terdapat sebuah kota. Kota nan sejuk itu disebut Kota Batu. Wilayah kota Batu dikelilingi pegunungan. Dengan kesejukan udara, juga didukung dengan keindahan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan kota Batu. Kota Batu memiliki banyak
tempat wisata alam, wisata kuliner, dan wisata hiburan. Songgoriti, Coban Rais, Coban Talun, Selecta, Cangar, Paralayang adalah wisata alam di kota Batu. Jatim Park 1 & 2, BNS adalah wisata hiburan di kota Batu. Sate kelinci merupakan wisata kuliner di kota Batu.

Dua Kota diatas memiliki kelebihan yang saling melengkapi, Kota Malang khas dengan hiasan pantainya dan Kota Batu khas dengan pegunungan yang mengelilinginya. Kota Malang dilengkapi dengan berbagai macam pendidikan sehingga memiliki julukan "kota pendidikan" dan Kota Batu menjadi penghasil apel terbesar sehingga menjadikannnya "Kota Apel" . Wilayah pegunungan di Kota Batu menjadikan tempat yang cocok untuk ditanami apel karena memiliki tingkat kelembapan yang cukup tinggi sehingga dapat menghasilkan buah apel terbaik. Tanaman apel menjadi prioritas utama bagi sektor pertanian di kota Batu. Setelah panen para petani apel di kota Batu, akan mengkspor ke dalam dan luar kota bahkan ke luar negeri. Penghasil apel terbesar di kecamatan Bumiaji, apel tersebut akan dijadikan berbagai macam produk seperti sari apel, keripik apel, manisan, dodol, jenang hingga nasi goreng apel itu semua adalah oleh oleh khas Batu.

Sebutan"Kota Apel" terbukti dari segala hal seperti gapura sebelum memasuki Kota Batu terdapat maskot berbentuk Apel, di setiap depan gapura pedesaan juga terdapat maskot berbentuk apel contohnya di Desa Sumberejo, dan lampu jalan kota Batu berbentuk apel seperti lampu yang mengelilingi alun alun kota, dan ditengah kota Batu terdapat monumen berbentuk apel. Kota Batu juga disebut dengan "Kota Agro" karena memiliki wisata yang cukup terkenal yaitu Agro wisata yang khas dengan wisata petik apel. Seiringnya waktu wisata petik apel semakin meluas tak hanya di Agro wisata saja, namun juga berada di desa desa dan di berbagai perkebunan apel.

Reproduksi apel dengan cara aseksual yaitu okulasi. Penamaman apel tidak boleh dengan jarak yang dekat, karena Jarak tanam yang rapat dapat menyebabkan terjadinya kompetisi yang kuat antar tanaman, serta menimbulkan kelembaban yang tinggi dalam kebun yang memicu perkembangan penyakit. Di kota Batu banyak lahan lahan kosong dan luas, cocok untuk ditanami apel.

Batu memiliki 4 macam apel yaitu, apel Anna, apel Manalagi, apel Rome Beauty, dan apel Wanglin. Apel Anna atau apel Jonhatan memiliki warna yang unik, hijau dengan gradasi merah. Apel Anna memiliki rasa yang kecut, apel ini hasil persilangan dari apel Manalagi dan (…). Apel Manalagi memiliki kulit berwarna hiaju, daging yang berwarna putih kekuning-kuningan, dan rasa yang manis. Apel Rome Beauty atau apel Australia kulit yang berwarna merah, daging buah yang berwarna putih dan memiliki rasa yang segar sedikit kecut. Apel Wanglin adalah apel Jepang yang berada pada Batu, memiliki kulit yang berwarna hijau

Bila ingin mencari apel di Kota Batu maka jangan khawatir, karena setiap sisi jalan dijajakan berbagai macam apel dengan harga yang terjangkau.







0 komentar: